Bagaimana Butiran Salju Mendapatkan Bentuk Uniknya?

http://astronesia.blogspot.com/
Bentuk butiran salju

AstroNesia ~ Bentuk butiran salju dipengaruhi oleh suhu dan kelembaban atmosfer. Hujan salju terbentuk di atmosfer ketika tetesan air dingin membeku menjadi partikel debu. Tergantung pada suhu dan kelembaban udara di mana hujan salju yang terbentuk, kristal es yang dihasilkan akan tumbuh menjadi berbagai bentuk berbeda.

Wilson Bentley (1865 - 1931) dari Jericho, Vermont adalah orang pertama yang mengambil foto dari butiran salju melalui penggunaan mikroskop yang melekat pada kameranya. Dengan koleksi 5.000 gambar butiran salju,dia memperkenalkan pada banyak orang tentang keragaman luar biasa dari kristal salju.

http://astronesia.blogspot.com/
Wilson Bentley memotret butiran salju.
Pada tahun 1951, ilmuwan dari organisasi yang sekarang disebut International Association of Cyrospheric Sciences (IACS) merancang sistem klasifikasi yang mengkarakterisasikan butiran salju menjadi sepuluh bentuk dasar. Bentuk ini termasuk bentuk bintang yang sudah umum orang tahu dan bentuk aneh seperti kolom yang dibatasi.Sistim klasifikasi IACS ini masih digunakan sampai sekarang meskipun ada sistem klasifikasi yang lebih kompleks lainnya.

http://astronesia.blogspot.com/
Klasifikasi kristal salju pada tahun 1951 oleh International Association of Cryospheric Sciences. 
http://astronesia.blogspot.com/
Suhu dan kelembaban mempengaruhi pembentukan kepingan salju.

Kenneth Libbrecht, Profesor Fisika di Institut Teknologi California, telah membuat pengamatan yang luas tentang bagaimana molekul air bisa dimasukkan ke dalam kristal salju. Dalam penelitiannya, ia telah mengamati bahwa pola butiran salju paling rumit bisa terbentuk ketika ada kelembaban di udara.Butiran salju yang terbentuk dalam kondisi kering cenderung memiliki bentuk sederhana.

http://astronesia.blogspot.com/
Foto ini diambil oleh Paula Lancaster Lupi dari salju dan es yang menempel pada jendela mobilnya.
Menurut penelitian Libbrecht,suhu juga memiliki dampak yang besar terhadap pembentukan butiran salju.Butiran salju yang memiliki bentuk piring kristal sederhana dan kolom terbentuk pada suhu di bawah - 22 derajat Celcius (- 7,6 derajat Fahrenheit) sedangkan butiran salju dengan pola percabangan yang luas terbentuk dalam suhu hangat.

Blog ini adalah sajian berita Sains dan Teknologi yang kami kutip dari berbagai Sumber, jika anda menyukai dan mau dapatkan Update berita terbaru, harap ikuti blog ini dengan memasukan Email anda atau mengikuti Twitter/Facebook, dengan begitu anda secara otomatis akan mendapatkan Update Berita terbaru disini.


Share This Article Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya
Recommendation News close button
Back to top

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Astronesia. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Thanks For Your Comment Here
Powered by Blogger.