Drama Kelahiran Bintang Berhasil Di Abadikan Oleh Teleskop ALMA

http://astronesia.blogspot.com/
Citra dari Herbig-Haro HH 46/47 yang menggabungkan gambar observasi radio teleskop ALMA dengan pengamatan panjang gelombang cahaya tampak  teleskop ESO New Technology Telescope (NTT).

Astronesia-Sebuah teleskop radio besar atau teleskop Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA) di Chile telah menangkap pandangan menyilaukan dari cahaya bayi bintang yang menerangi awan antarbintang dengan gas jet melesat melalui ruang angkasa dengan kecepatan yang luar biasa.

Teleskop ALMA merupakan sebuah proyek bersama antara Amerika Utara, Eropa dan Asia yang berhasil mengabadikan gambar kelahiran bintang.Bintang yang baru lahir itu berjarak sekitar 1400 tahun cahaya dari Bumi yang melepaskan material pada kecepatan hampir 84.477 mph (144.000 km / jam), yang kemudian menabrak gas disekitarnya dan menyebabkan ia bersinar. 

Objek bersinar itu dimunculkan oleh bintang yang baru lahir yang disebut objek Herbig-Haro.

http://astronesia.blogspot.com/
Citra dari Herbig-Haro HH 46/47 yang diambil oleh teleskop ESO New Technology Telescope (NTT)
 

Gambar baru yang rinci ini menunjukkan bahwa material melesat keluar dari bintang itu dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per detik (hampir 25 km per detik) sekitar empat kali lebih cepat daripada pengamatan jet karbon monoksida sebelumnya,kata para ilmuwan.Penemuan ini dapat membantu para peneliti memahami proses kompleks bintang selama proses kelahiran mereka.

"Matahari adalah bintang, jadi jika kita ingin memahami bagaimana sistem tata surya kita diciptakan, kita perlu memahami bagaimana bintang terbentuk," kata Hector Arce, penulis utama studi ini yang diterbitkan dalam jurnal Astrophysical Journal pada 20 Agustus.

Citra baru dari Herbig-Haro 46/47 (HH 46/47) yang dihasilkan oleh teleskop ALMA mengungkapkan dua material jet mengalir jauh dari bintang yang baru lahir tersebut,salah satunya belum pernah terdeteksi sebelumnya.

Satu jet muncul di sisi kiri fotodengan warna pink dan ungu yang menunjuk ke Bumi,Sedangkan jet oranye dan hijau di sisi kanan menunjuk jauh dari Bumi.


ALMA membutuhkan waktu 5 jam untuk menangkap gambar ini.Foto sebelumnya yang diambil dengan teleskop lain tidak menangkap adanya jet berwarna oranye dan hijau karena dikaburkan oleh debu yang mengelilingi bintang tersebut.

Blog ini adalah sajian berita Sains dan Teknologi yang kami kutip dari berbagai Sumber, jika anda menyukai dan mau dapatkan Update berita terbaru, harap ikuti blog ini dengan memasukan Email anda atau mengikuti Twitter/Facebook, dengan begitu anda secara otomatis akan mendapatkan Update Berita terbaru disini.


Share This Article Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya
Recommendation News close button
Back to top

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Astronesia. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Thanks For Your Comment Here
Powered by Blogger.