Wahana LADEE Mulai Kumpulkan Data Atmosfer Bulan

http://astronesia.blogspot.com/
Ilustrasi wahana LADEE mengorbit Bulan

AstroNesia ~ Lunar Atmosphere and Dust Environment Explorer (LADEE) siap untuk mengumpulkan data sains Bulan.Pada tanggal 20 November, pesawat ruang angkasa berhasil memasuki orbit yang sudah direncanakan di sekitar ekuator Bulan.Ini akan memberikan cakupan perubahan penuh dan proses yang terjadi dalam atmosfer lemah bulan.

LADEE sekarang mengorbit bulan setiap dua jam pada ketinggian delapan sampai 37 mil (12-60 kilometer) di atas permukaan bulan.Selama kurang lebih 100 hari, pesawat ruang angkasa ini akan mengumpulkan informasi rinci tentang struktur dan komposisi atmosfer bulan yang tipis.

"Sebuah pemahaman yang menyeluruh tentang karakteristik Bulan kita akan membantu para peneliti memahami tubuh kecil lain di tata surya, seperti asteroid, Merkurius, dan bulan-bulan planet luar," kata Sarah Noble, Ilmuwan Program LADEE di Markas NASA di Washington.

Para ilmuwan juga dapat mempelajari kondisi di atmosfer saat matahari terbit dan terbenam di bulan, di mana misi berawak dan robot sebelumnya mendeteksi adanya cahaya misterius yang mencapai ketinggian ke langit Bulan.

Baca juga :  Kamera Berhasil Mengabadikan Katak Yang Terlempar Saat Peluncuran Misi Ladee

"Inilah yang kami tunggu-tunggu ," kata Rick Elphic, ilmuwan proyek LADEE di NASA Ames Research Center di Moffett Field, California.Pada tanggal 20 November, pengendali penerbangan di LADEE Mission Operations Center di Ames mengkonfirmasi LADEE melakukan membakar penting dari sistem kontrol orbit untuk menurunkan pesawat ruang angkasa ke posisi optimal untuk memungkinkan pengumpulan data sains.Manajer Misi akan terus memantau ketinggian pesawat ruang angkasa dan membuat penyesuaian yang diperlukan.

"Karena tonjolan dari medan gravitasi bulan, orbit LADEE membutuhkan tindakan pemeliharaan yang signifikan dengan melakukan manuver setiap tiga sampai lima hari, atau sekali setiap dua minggu," kata Butler Hine, manajer proyek LADEE di Ames."LADEE akan melakukan manuver orbital pemeliharaan rutin untuk menjaga ketinggian pesawat ruang angkasa dalam kisaran yang aman di atas permukaan yang memaksimalkan pengambilan data sains.

Selain instrumen ilmu pengetahuan, pesawat ruang angkasa membawa Lunar Laser Communications Demonstration,sistem komunikasi laser pertama NASA. Hal ini dirancang untuk memungkinkan komunikasi satelit pada tingkat yang sama dengan jaringan kecepatan tinggi serat optik di Bumi.

LADEE diluncurkan 6 September menggunakan roket Minotaur V,sebuah rudal balistik yang diubah menjadi kendaraan peluncuran ruang angkasa dan dioperasikan oleh Orbital Sciences Corp of Dulles, Virginia.LADEE adalah pesawat ruang angkasa pertama yang dirancang, dikembangkan, dibangun, terintegrasi dan diuji di Ames.

Blog ini adalah sajian berita Sains dan Teknologi yang kami kutip dari berbagai Sumber, jika anda menyukai dan mau dapatkan Update berita terbaru, harap ikuti blog ini dengan memasukan Email anda atau mengikuti Twitter/Facebook, dengan begitu anda secara otomatis akan mendapatkan Update Berita terbaru disini.


Share This Article Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya
Recommendation News close button
Back to top

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Astronesia. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Thanks For Your Comment Here
Powered by Blogger.