Flare Kelas-X Meletus Di Matahari Dan Mengarah Ke Bumi

http://astronesia.blogspot.com/
Sebuah flare kelas-X meletus di Matahari pada 10 September 2014 yang mengarah ke Bumi. Gambar ini diambil oleh SDO

AstroNesia ~ Sebuah badai besar meletus pada matahari hari rabu (10 September), dan Bumi berada pada target bidikannya.

Matahari melepaskan sebuah solar flare kelas-X (jenis flare yang paling kuat) dari sunspot yang menghadap ke Bumi yang dikenal sebagai AR 2158, yang juga menembakkan flare lain yang intens kemarin dulu (9 Sept). Kedua peristiwa cuaca ruang angkasa ini ditangkap oleh kamera NASA wahana Dynamics Solar Observatory yang bertugas mengamat Matahari.



Flare kelas-X ini memenuhi syarat sebagai badai kelas-X1,6. Tetapi fenomena ini tidak menimbulkan bahaya bagi siapa pun di bumi atau astronot yang tinggal di Stasiun Luar Angkasa Internasional,kata pejabat NASA. Namun, kehidupan sebagian orang bisa terpengaruh oleh badai matahari.

"Peristiwa ini hanya akan berdampak pada komunikasi radio HF [high-frequency] pada sisi siang hari Bumi dan diperkirakan berlangsung selama lebih dari satu jam," kata peneliti dari National Weather Service's Space Weather Prediction Center (SWPC) menulis dalam update online hari ini.

Efek lebih lanjut bisa dirasakan pada akhir pekan ini bila sunspot juga menembakkan awan plasma superpanas yang dikenal sebagai coronal mass ejection (CME). CME sering menemani flare yang kuat dan dapat memicu badai geomagnetik ketika mereka menabrak bumi, biasanya tiba di bumi setelah dua sampai tiga hari setelah meletus.

Badai geomagnetik untuk sementara dapat mengganggu sinyal GPS, komunikasi radio dan jaringan listrik, serta meningkatkan menampilkan aurora yang indah yang juga dikenal sebagai cahaya utara dan selatan.

Letusan pada hari Rabu ini kemungkinan menghasilkan CME, kata para peneliti SWPC.


Para ilmuwan mengklasifikasikan jilatan api matahari yang kuat sesuai dengan sistem tiga tingkat, flare kelas-C menjadi yang terlemah, flare kelas-M berkekuatan menengah dan flare kelas- X yang paling kuat.



NASA Solar Dynamics Observatory adalah salah satu dari beberapa wahana antariksa yang secara rutin memantau matahari untuk melacak aktivitas cuaca antariksa dan potensi risikonya bagi astronot dan satelit. 

Jangan lupa follow twitter kami di @Berita_astronomi

Blog ini adalah sajian berita Sains dan Teknologi yang kami kutip dari berbagai Sumber, jika anda menyukai dan mau dapatkan Update berita terbaru, harap ikuti blog ini dengan memasukan Email anda atau mengikuti Twitter/Facebook, dengan begitu anda secara otomatis akan mendapatkan Update Berita terbaru disini.


Share This Article Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya
Recommendation News close button
Back to top

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Astronesia. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Thanks For Your Comment Here
Powered by Blogger.