Untuk Pertama Kalinya Teleskop Akan Dipasang di Permukaan Bulan Tahun 2015


Astronesia-Perusahaan konsorsium antariksa swasta, International Lunar Observatory Association (ILOA), punya ambisi besar mengeksplorasi bulan.

Tiga tahun mendatang, dilansir Indiatimes, Selasa 23 Juli 2013, badan antariksa itu bersama Moon Express akan mendaratkan teleskop ke bulan untuk pertama kali dalam sejarah ruang angkasa.

Teleskop mini yang dinamai ILO-X berukuran kotak sepatu dan berat sekitar 2 kilogram akan mengirimkan gambar-gambar yang dapat diakses secara terbuka bagi pendidik, peneliti sampai masyarakat umum.

Pemasangan teleskop itu dilakukan oleh misi eksplorasi ke wilayah kutub selatan bulan yang akan dilakukan pada tahun 2015.

Asosiasi perusahaan ruang angkasa itu mempunyai misi sains dan komersil dengan tujuan mengirimkan International Lunar Observatory (ILO) di atas robot pendarat Moon Express.

"Tujuan utama ILO adalah memperluas pemahaman manusia tentang galaksi dan alam semesta melalui bulan kita," jelas pendiri dan direktur ILOA, Steve Durst.

"Kami sangat gembira soal pengiriman teleskop ILO-X ke bulan sesegera mungkin, dan melanjutkan kemajuan menuju pembentukan kehadiran manusia permanen di bulan," sambung Durst.

Sementara itu Moon Express juga akan memanfaatkan misi ini untuk eksplorasi sumber daya mineral dan air di wilayah kutub selatan bulan.

Satelit bulan telah memberi bukti kuat kehadiran material tersebut. Pengelola ILOA meyakini di kawasan kutub itu menyimpan energi dan sumber daya yang berlimpah.

Tentang ILO-X

Teleskop ILO-X yang didesain dengan piringan antena dua meter akan menjadi instrumen pertama yang melakukan pengamatan dan komunikasi astrofisika internasional dari permukaan bulan.

Teleskop itu juga mendukung riset ilmiah, penyiaran komersil dan memberikan pengetahuan abad 21 di bulan bagi warga dunia.

ILO akan mendarat pada situs terdekat menuju Malapert Mountain, pegunungan dekat kutub selatan bulan untuk mengobservasi dan komunikasi astronomi maupun galaksi.

"Kami sangat gembira mengumumkan misi bulan kedua kami menuju kutub selatan Bumi, mengirimkan ILO dan prospek sumber daya," ujar CEO Moon Express, Robert Richards.

"Misi akan memberikan pendaratan bersejarah pada wilayah bulan yang belum terjelajahi, yang mungkin jadi pusat beberapa sumber daya terbesar pada Tata Surya," kata Richards. 


Sumber : Viva.co.id

Blog ini adalah sajian berita Sains dan Teknologi yang kami kutip dari berbagai Sumber, jika anda menyukai dan mau dapatkan Update berita terbaru, harap ikuti blog ini dengan memasukan Email anda atau mengikuti Twitter/Facebook, dengan begitu anda secara otomatis akan mendapatkan Update Berita terbaru disini.


Share This Article Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya
Recommendation News close button
Back to top

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Astronesia. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Thanks For Your Comment Here
Powered by Blogger.