Badai Matahari Pertama Sudah Mencapai Bumi, Aurora Terlihat Sampai Utara Amerika

http://astronesia.blogspot.com/
Astrophotographer Matthew Musa menangkap aurora samar di Munger, Minnesota, pada 11 September 2014 saat badai pertama dari dua badai matahari mencapai bumi.

AstroNesia ~ 2 semburan Badai matahari menuju Bumi. Dan semburan api dari badai pertama di Matahari yang terjadi pada 9 September pukul 07.29 WIB lalu itu telah sampai ke Bumi pagi tadi. Jilatan api yang masuk ke Bumi itu membentuk aurora.

Sementara semburan kelas-X yang terjadi 11 September 2014 pukul 00.45 WIB lalu masih dalam perjalanan. Baru badai yang pertama saja yang mencapai Bumi. Ini karena, partikel dari Matahari itu membutuhkan waktu sekitar 3-4 hari untuk sampai di Bumi.

Badai kedua diprediksi baru tiba di Bumi pada 15 September 2014 mendatang. Badai kedua, lanjut dia, lebih kuat dari yang pertama. Badai pertama klasifikasi kelasnya M (middle atau sedang) 4,5, sementara badai keduanya X (ekstrem) 1,6.

Para pengamat langit di permukaan sudah menangkap beberapa aurora menakjubkan yang dihasilkan oleh oleh badai Matahari ini. Dua foto yang dikirimkan oleh pengamat di Amerika Serikat menunjukkan tirai cahaya hijau menari di atas permukaan bumi.

"Tampilan tadi malam sangat halus, terlihat di sana dengan mata saya tapi sangat samar," kata Matthew Moses yang mengambil foto ini di Minnesota, Kamis (11 September).

Ada kemungkinan pandangan cahaya utara yang terlihat oleh Moses dapat meningkatkan malam ini.


Bahkan astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional juga mengawasi aurora baru ini. Awal hari ini, astronot NASA Reid Wiseman di ISS memposting foto di Twitter yang menampilkan aurora hijau berkilauan yang terlihat dari ISS. 

http://astronesia.blogspot.com/
Gambar ini diambil oleh astronot NASA Reid Wiseman di ISS
Iya menulis di  Twitternya : "Beautiful #aurora are coming back. A welcome return indeed!" 

Aurora terbentuk ketika partikel bermuatan dari Matahari menabrak medan magnet dan atmosfer Bumi yang menghasilkan cahaya erang di wilayah kutub Bumi.

http://astronesia.blogspot.com/
Tyler Baldino mengambil foto ini yang menunjukkan aurora menakjubkan dan bintang-bintang Big Dipper yang terlihat dari Canton, New York. Gambar itu diambil pada 12 September 2014, ketika badai pertama dari dua badai matahari mencapai bumi

CME ganda bisa membuat aurora makin menggila .menurut para ahli cuaca antariksa. Badai matahari dapat membuat aurora menakjubkan sampai ke selatan sehingga orang-orang yang berada di utara Amerika Serikat kemungkinan dapat melihatnya.

Badai matahari ini mungkin tidak akan menimbulkan banyak ancaman bagi pesawat ruang angkasa di orbit dan infrastruktur di planet ini. Ada kemungkinan bahwa CME ini dapat menyebabkan beberapa masalah bagi navigasi GPS, radio dan jaringan listrik di utara Amerika Serikat, tetapi seharusnya tidak menjadi masalah ekstrim, menurut Thomas Berger, Director NOAA Space Weather Prediction Center.

Jangan lupa follow twitter kami di @Berita_astronomi

Blog ini adalah sajian berita Sains dan Teknologi yang kami kutip dari berbagai Sumber, jika anda menyukai dan mau dapatkan Update berita terbaru, harap ikuti blog ini dengan memasukan Email anda atau mengikuti Twitter/Facebook, dengan begitu anda secara otomatis akan mendapatkan Update Berita terbaru disini.


Share This Article Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya
Recommendation News close button
Back to top

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Astronesia. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Thanks For Your Comment Here
Powered by Blogger.